•November 29, 2008 • & Komentar

Hmmm…….
Dunia sesain semakin marak, orang-orang yang mengatas namakan dirinya desainer grafis pun mulai beranak binak, penjual-penjual jasa desain pun sekarang menjamur dimana-mana dari yang kalangan atas seperti biro advertising sampai freelancer yang tak terhitung jumlahnya bakha sekarang sudah mulai musim desain instan extra cepat cukup 20.000 dan bisa ditunggu. Hebatkan??
Di Jogjakarta sendiri muncul beberapa Insitusi yang menawarkan ilmu desain, bahkan ini menjadi lahan bisnis baru bagi dunia pendidikan karena melihat kedepannya semakin banyak dibutuhkan karena selama masyarakat masih butuh informasi maka desain grafis tidak akan mati. Namun pertanyaanya bagaimana memilih desain yang bagus? dan apa yang terjadi bila desainer seperti cendol dimana-mana?
Yang jalas pasti terjadi persaingan antara para desainer, dan orang yang tidak tahu menahu tentang dunia desain akan sulit membedakan mana desainer professional dan gadungan atau amatiran. Bagaimana tidak sekarang orang yang baru lulus1 bulan kursus desain grafis sudah berani menyebut dirinya sebagai seorang desainer dan dengan bangga mempertontonkan di kartunama atau buat spanduk di depan rumah “terima pengetikan, scan, desain grafis,print”. Sesingkat dan semudah itukah untuk menjadi desainer?
Menurut saya orang-orang seperti ini saya sebut sebagai “Cuma bisa program” , ya.. mereka hanya mampu menjalankan CorelDraw, Photoshop, A Illustrator, dll. Tanpa dibekali ilmu tentang tatarupa, nirmana, tipografi, layout, dll. Alhasil desainya pun katrok tapi cukup mengagumkan untuk orang yang tidak bisa membuatnya.
Dan banyaknya orang-orang tipe ini membuat persaingan harga yang tidak sehat antara para desainer, seringkali mereka rela banting harga bahkan desain DIGRATISKAN untuk merauk keuntungan dari order cetaknya. Dan imbasnya saya ataupun para teman desainer grafis beneran sering disamakan dengan mereka, sering ketika saya menawarkan konsep desain mereka setuju-setuju aja bahkan kaget ternyata mendesin itu prosesnya agak rumit juga, tapi ketika disodorkan harga mereka langsung pucat dan terkaget-kaget(padahal masih rendah loh harganya), mereka Cuma bilang ”loh kalau disana kan Cuma segini mas… masak desain brosur 100.000??? Gedubrak?*X!??
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain).
saya ngomong gini bukan berarti sok professional lho..
Cuma pengen mengajak para desainer untuk menghargai karyanya, dan mari kita sama2 belajar nDesain yang baik. Yah kl bukan kita yang mulai menghargai karya kita lalu siapa lagi?
Maju terus desain grafis indonesia

Hello world!

•November 9, 2008 • 1 Komentar

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!